Fotografi Landscape Menggunakan Lensa Tele

0

Banyak anggapan bahwa foto landscape itu harus menggunakan lensa yang selebar mungkin agar objek yang terlihat oleh mata sebanyak mungkin dapat masuk ke dalam frame. Tidak ada yang salah dengan pendekatan ini, namun harus difahami bahwa terkadang sebuah foto landscape dapat menjadi lebih bagus ketika objek terisolasi sehingga menciptakan sebuah foto yang lebih sederhana namun kuat.

Disinilah peran lensa tele dibutuhkan. Lensa tele (rentang 100-600mm) sangat cocok di saat ingin menciptakan foto dengan komposisi yang ingin memberikan fokus atau penekanan yang kuat terhadap suatu objek misalnya sebuah bangunan atau pohon, line dan pattern sederhana, atau untuk mendapatkan perspektif yang sedikit berbeda (contoh yang paling umum adalah untuk mendapatkan foto objek dengan latar belakang matahari yang sangat besar. Perspektif seperti ini hanya bisa didapatkan dengan menggunakan lensa tele).

sunset sepang

Tips menggunakan lensa tele untuk fotografi landscape:

  • Buat komposisi sesederhana mungkin
    Coba buang keinginan untuk memasukkan semua elemen ke dalam foto. Fokus pada objek paling menarik dan buang elemen-elemen lain yang dapat mengganggu perhatian terhadap objek tersebut.
  • Hindari Goyangan (shake)
    Penggunaan focal length besar sangat rentan terhadap goyangan. Untuk menghindari goyangan gunakan tripod dan fasilitas mirror lock-up (untuk DSLR).
  • Cari aperture optimum
    Saat mengambil foto landscape dengan objek yang cukup jauh, depth of field yang besar namun dengan tetap menjaga ketajaman gambar biasanya didapati pada aperture f/8 atau f/11. Hal ini tidak mutlak, pelajari hyperfocal distance untuk perhitungan yang lebih akurat.
  • Gunakan cahaya alam sebagai penguat foto
    Tentu saja selayaknya foto yang bagus, jadikan cahaya sebagai teman.

Semoga tips ini berguna. Namun satu yang harus difahami, tidak ada rumus atau kriteria baku sebuah foto landscape akan lebih bagus jika menggunakan wide angle ataupun tele. Seorang fotografer harus jeli untuk melihat kondisi dan jika perlu mencoba dengan semua focal length yang dipunyai.

Selamat mencoba!

Share.

About Author

Seorang Ayah, Project Manager, Computer Geeks, Travel Enthusiast, dan Fotografer. Saat ini berdomisili di Kuala Lumpur, Malaysia. Portfolio-nya bisa dilihat di Flickr atau 500px.

Comments are closed.